Kriteria Penilaian Pengembangan Media Pembelajaran

Suatu media interaktif yang dikembangkan, agar menjadi media yang baik harus memenuhi beberapa kriteria.  Suatu media interaktif yang dikembangkan, agar menjadi sebuah IMMI (interactive multimedia instructional) harus memenuhi beberapa kriteria.

Menurut Thorn (Hasrul, 2010), terdapat enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif, yaitu:
a)  Kriteria penilaian pertama adalah kemudahan navigasi. Sebuah CD interaktif harus dirancang sesederhana mungkin sehingga siswa/mahasiswa dapat memperlajarinya tanpa harus memiliki pengetahuan yang kompleks tentang media
b) Kriteria kedua adalah kandungan kognisi. Dalam arti adanya kandungan pengetahuan yang jelas.
c)   Kriteria ketiga adalah presentasi informasi, yang digunakan untuk menilai isi dan program CD interaktif itu sendiri
d) Kriteria keempat adalah integrasi media, dimana media harus mengintegrasikan aspek pengetahuan dan keterampilan.
e)   Kriteria kelima adalah artistik dan estetika. Untuk menarik minat belajar, maka program harus mempunyai tampilan yang menarik dan estetika yang baik.
f) Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan, dengan kata lain program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang diinginkan oleh peserta belajar.



Indikator kelayakan bahan ajar multimedia interaktif dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek aspek materi, aspek pembelajaran, aspek Media.. Aspek media meliputi aspek interface, aspek navigasi, aspek daya tahan.

Aspek interface meliputi:
1) Tampilan produk,
2) Penyajian
3) Teks
4) Video
5) Audio
6) Animasi
7) Kemudahan dipahami dan Fungsi sebagai media pembelajaran.

Aspek navigasi meliputi : 
1) Navigasi aids (alat bantu / link). 
2) Konsistensi navigasi. 
3) Konsistensi tombol. 
4) Index.
 5) Previous. 
6) Next.. 
7) Exit. dan 
8) User Control. 

Aspek daya tahan meliputi :
 1) Kemudahan mengakses. 
2) Daya tahan untuk aktifitas formal.
3) Daya tahan untuk aktifitas mandiri. 
4) Daya tahan dipakai pada computer lain. 

Indikator untuk aspek materi meliputi : 
1) Kesesuaian materi dengan kompetensi  
2) Ketepatan rutan penyajian materi 
3) Kebermaknaan materi  
4) Kemutakhiran materi 
5) Kemutakhiran software aplikasi 
6) Kemudahan untuk dipahami
7) Keterbacaan teks 
8) Kejelasan aspek gambar / video 
9) Kejelasan aspek suara / audio
10) Kejelasan uraian materi  
11) Efektifitas contoh dalam menguasai kompetensi  
12) Kedalaman materi  
13) Relevansi soal terhadap indicator kompetensi 
14) Pemberian referensi

Indikator kelayakan bahan ajar multimedia interaktif dilihat dari aspek pembelajaran meliputi:
1). Kejelasan rumusan Kompetensi Dasar. 
2) Kejelasan indikator pencapaian kompetensi. 
3) Relevansi antara KD, Indikator, Materi, dan Evaluasi. 
4) Kejelasan petunjuk belajar. 
5) Pemberian motivasi
6) Sistematika penyajian materi. 
7) Kemenarikan sajian materi.
8) Kejelasan uraian materi.
9) Pemberian contoh.
10) Pemberian latihan untuk menguasai konsep. 
11) Pemberian kesempatan berlatih secara mandiri 




sumber:
http://escienceportal.blogspot.co.id/2015/07/kriteria-penilaian-multimedia-interaktif.html (diakses pada tanggal 18 April 2017)
http://dwiasihrahaayu.blogspot.co.id/2013/11/multimedia-interaktif_28.html (diakses pada tanggal 18 April 2017)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNIK - TEKNIK PEMBELAJARAN

LKS SIFAT-SIFAT KOLOID